Tampilkan postingan dengan label program semester. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label program semester. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

PAIKEM (PEMBELAJARAN AKTIF INOVATIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN

Pengertian PAIKEM
PAIKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan.
Pembelajaran inovatif bisa mengadaptasi dari model pembelajaran yang menyenangkan. Learning is fun merupakan kunci yang diterapkan dalam pembelajaran inovatif. Jika siswa sudah menanamkan hal ini di pikirannya tidak akan ada lagi siswa yang pasif di kelas, perasaan tertekan dengan tenggat waktu tugas, kemungkinan kegagalan, keterbatasan pilihan, dan tentu saja rasa bosan.

Selasa, 13 Maret 2012

Senin, 12 Maret 2012

Kisi - Kisi Soal Penjas


KISI – KISI SOAL PENJAS


Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
           
  1. Permaianan yang termaksuk permainan bola besar di bawah ini  adalah
A.    Bola tennis, badminton dan bola vollly
B.     Bola basket, bola pimpong dan bola sepak
C.    Bola basket, bola sepak dan bola volley
D.    Badminton, Bola kasti dan bola volley


Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Mengumpan, menggiring dan manahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar serta menahan dengan telapak kaki
·   Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi

  1. Teknik dasar dalam permainan sepak bola adalah
A.    pasing, control dan smass
B.     Pasing, dribbling dan block
C.     Passing, heading dan jump shoott
D.    Pasing, dribbling dan control








Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Mengumpan, menggiring dan manahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar serta menahan dengan telapak kaki
       Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi dan mengetahui peraturan dalam permaianan
      sepak bola

  1. Dalam permainan sepak sepak bola di pimpin oleh  wasit, syarat menjadi wasit itu minimal berijazah
A.    SMA                                                         C. Perguruan Tinggi
B.     SD                                                             D. SMA


Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Mengumpan, menggiring dan manahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar serta menahan dengan telapak kaki
Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi dan mengetahui peraturan permaianan sepak bola

  1. Lama waktu normal dalam permainan sepak bola adalah
A.    2 X 45 Menit                                             C. 2 X 40 Menit
B.     2 X 44 Menit                                             D. 2 X 46 Menit








Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Mengumpan, menggiring dan manahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar serta menahan dengan telapak kaki
Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi dan mengetahui peraturan permaianan sepak bola

  1. Nama asosiasi sepak bola di Indonesia adalah
A.    PBVSI                                                      C. PBSI
B.     PASI                                                         D. PSSI


Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Mengumpan, menggiring dan manahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar serta menahan dengan telapak kaki
·   Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi


  1. Berikut ini yang bukan teknik passing adalah kecuali
A.                                              Kaki bagian Dalam,Kaki bagian luar dan kura2 kaki
B.           Kaki bagian dalam, lutut, dan kura2 kaki
C.                                         Kaki bagian luar, kaki bagian dalam dan Paha
D.                                        Lutut, tumit dan kaki bagian dalam







Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Ukuran lapangan sepak bola

  1. Ukuran panjang dan lebar  lapangan sepak bola adalah
A.    100 – 110 Meter dan 64 – 74 Meter
B.     100 – 120 Meter dan 64 – 75 Meter
C.     100 – 110 Meter dan 64 – 75 Meter
D.    100 – 115 Meter dan 64 – 74 Meter

Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Pengetahuan dan sejarah sepak bola dunia

  1. Pada tahun berapa dan di Negara mana Piala dunia pertama diselengarakan
A.    Pada tahun 1931 di selenggarakan di Inggris
B.     Pada tahun1929 di selenggarakan di Jerman
C.     Pada Tahun 1932 Diselenggarkan di Brazil
D.    Pada tahun 1930 di selenggarakan di Uruguay










Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Mengumpan, menggiring dan manahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar serta menahan dengan telapak kaki
·   Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi

  1. Dalam melakukan lemparan kedalam posisi badan harus
A.    Posisii Kaki bebas dan bola lemparan bebas
B.     Posisi kaki di angkat dan bola melewati kepala
C.     Posisi kaki Tidak boleh di angkat dan bola melewati kepala
D.    Posisi kaki rapat dan lemparan bebas


Standar Kompetensi           
Mempraktikan berbagai teknik dasar permainan dan  olahraga, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar               
Mempraktikan teknik dasar salah satu permainan dan olahraga bola besar beregu serta  nilai kerja sama, toleransi, percaya diri, memecahkan masalah, menghargai teman keberanian**)
  
Indikator
Psikomotor
·   Ukuran lapangan sepak bola

  1. Tinggi gawang sepak bola adalah
A.    2,43 Meter
B.     2,44 Meter
C.     2,24 Meter
D.    2,23 Meter








Standar Kompetensi           

Pendekatan dan Metode Pembelajaran


EXAMPLES NON EXAMPLES
CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD
Langkah-langkah :
  1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
  2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP
  3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar
  4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas
  5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
  6. Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai
  7. Kesimpulan
PICTURE AND PICTURE
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Menyajikan materi sebagai pengantar
  3. Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
  4. Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
  5. Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
  6. Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
  7. Kesimpulan/rangkuman
NUMBERED HEADS TOGETHER
Langkah-langkah :
  1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
  2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
  3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
  4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
  5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
  6. Kesimpulan

COOPERATIVE SCRIPT
Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
Langkah-langkah :
  1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
  2. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
  3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
  1. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
Sementara pendengar :
  • Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
  • Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
  1. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
  2. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru
  3. Penutup
KEPALA BERNOMOR STRUKTUR (MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS)
Langkah-langkah :
  1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
  2. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomorkan terhadap tugas yang berangkai
Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor                              dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil  pekerjaan dst
  1. Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka
  2. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain
  3. Kesimpulan

STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD)
TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI
Langkah-langkah :
  1. Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll)
  2. Guru menyajikan pelajaran
  3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya tahu menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
  4. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu
  5. Memberi evaluasi
  1. Kesimpulan
JIGSAW (MODEL TIM AHLI)
Langkah-langkah :
  1. Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
  2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
  3. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
  4. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
  5. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
  6. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
  7. Guru memberi evaluasi
  8. Penutup






PROBLEM BASED INTRODUCTUON (PBI)
(PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH)
Langkah-langkah :
  1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
  2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
  3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
  4. Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
  5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan
ARTIKULASI
Langkah-langkah :
  1. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
  2. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
  3. Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
  4. Suruhlan seorang dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya
  5. Suruh siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
  6. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
  7. Kesimpulan/penutup







MIND MAPPING
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa/sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban
  3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang
  4. Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
  5. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
  6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi bandingan sesuai konsep yang disediakan guru
MAKE – A MATCH ( MENCARI PASANGAN )
Langkah-langkah :
  1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
  2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu
  3. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
  4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
  5. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
  6. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
  7. Demikian seterusnya
  8. Kesimpulan/penutup

RPP Kontruktivisme


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah                         :   SDN49 Lareh Nan Gadang
Mata Pelajaran              :   Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )
Kelas/Semester              :   IV/2
Materi Pokok                :  
waktu                            :   8 x 45 menit (1 X pertemuan)
Metode                          :   Kontruktivis dan Praktek

     I.   Standar Kompetensi       :
10. Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan

      II.          Kompetensi Dasar
10.1 Mendeskripsikan berbagai penyebab perubahan lingkungan fisik
   III.          Indikator
1.      Menjelaskan perubahan daratan dari erosi, abrasi dan lonsor
2.      Mengidentifikasi penyebab perubahan daratan dari erosi, abrasi dan lonsor
 IV.            Tujuan Pembelajaran** :
1.      Dengan penggunaan pendekatan kontruktivis siswa dapat menjelaskan perubahan daratandari erosi, abrasi dan lonsor
2.      Melalui pengamatan gambar dan kerja kelompok siswa dapat mengidentifikasi penyebab perubahan daratan

    V.            Materi Pokok
Perubahan Daratan






1.      Erosi

Erosi adalah pengikisan yang terjadi pada tanah.Pengikisan tanah dapat disebabkan oleh air dan angin. Erosi pada tanah dapat disebabkan oleh perubahan lingkungan yang tidak seimbang. Contohnya adalah erosi yang terjadi di kawasan hutan gundul.
 Di kawasan hutan gundul, erosi sangat mudah terjadi. Pada saat hutan masih dipenuhi tumbuhan, kemung kinan erosi tanah terjadi sangat kecil. Jika suatu daerah dipenuhi tumbuhan, air hujan tidak langsung jatuh ke tanah. Air hujan tertahan terlebih dahulu oleh daun-daun tumbuhan sehingga jatuhnya air ke atas tanah tidak terlalu cepat. Selain itu, akar tumbuhan akan lebih mengikat dan menahan tanah dengan baik. Oleh karena itu, penyerapan air pun dapat berlangsung dengan baik. Selain itu, tumbuhan dapat memperlambat kecepatan angin yang berhembus. Hal tersebut sangat bermanfaat karena pengikisan permukaan tanah oleh angin menjadi berkurang.
Reboisasi adalah menanami kembali hutanhutan gundul dengan tumbuhan yang sesuai. Penghijauan adalah menanami daerah-daerah kosong dan tidak termanfaatkan. Dengan cara tersebut, kamu dapat mencegah dan mengurangi erosi tanah.
2.         Abrasi
Abrasi adalah pengikisan daratan oleh air laut. Hal tersebut terjadi akibat kuatnya ombak yang menghantam daratan. Jika hal itu terus terjadi, apakah daratan akan habis? Hal tersebut mung kin saja terjadi namun dalam jangka waktu yang lama. Abrasi dapat menyebabkan berkurangnya luas daratan. Deburan ombak yang terus menerus menghantam pesisir pantai menyebabkan daratan terus terkikis. Abrasi akan terjadi dengan cepat jika tidak ada penahan ombak. Penahan ombak alami adalah hutan bakau dan hutan pantai. Namun, akibat pertambahan penduduk yang cepat dan kebutuhan tempat tinggal yang bertambah, hutan-hutan di daerah pantai telah habis. Selain itu, lingkungan di sekitar pesisir pantai pun berubah.
3.      Banjir
Apakah kamu pernah mendengar berita tentang bencana banjir? Mungkin kamu pernah mendengar nya. Dewasa ini beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta dan Bandung sering terkena banjir. Mengapa hal tersebut terjadi?
Banjir adalah meluapnya air akibat sungai dan danau tidak dapat menampung air. Banjir merupakan salah satu dampak dari perbuatan manusia yang tidak menyayangi lingkungannya. Beberapa perbuatan yang dapat menyebabkan banjir adalah sebagai berikut.
a.       Membuang sampah ke sungai yang menyebabkan aliran air menjadi tersumbat.
b.      Membuat bangunan dari tembok tanpa menyediakan peresapan air.
c.       Penebangan pohon yang tidak ter kendali.

4 Lonsor
Longsor adalah meluncurnya tanah akibat tanah tersebut tidak dapat lagi menampung air dalam tanah. Biasanya longsor terjadi pada tanah yang miring atau tebing yang curam. Apakah faktor yang menyebabkan tanah menjadi longsor? Tanah miring dan tidak terdapat tanaman sangat rentan terhadap longsor. Me ngapa demikian? Hal itu terjadi karena tidak ada akar tumbuhan yang dapat menahan tanah tersebut




        VI.     Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
A.    KegiatanAwal
-       Mengkondisikan kelas
-       Membaca do`a dan ayat – ayat pendek
-       Menyiapkan media pembelajaran
-       Menyampaikan tujuan pembelajaran
-       Apersepsi tentang energi panas

B.     Kegiatan Inti
Langkah Kontruktivisme
Langkah Eksplorasi, Guru
1.    Langkah pengaktifan pengetahuan yang sudah ada
-     Siswa menghubungkan pengelaman konsep tentang perubahan daratan yang diketahui sebelumnya
-     Siswa mengemukakan ide dan gagasan untuk menangggapi pertanyaan guru tentang penyebab perubahan daratan dari erosi, abrasi, banjir dan lonsor
Langkah Elaborasi, Guru :
2.    Langkah perolehan pengetahuan baru
-     Siswa membaca buku dan mengamati gambar tentang perubahan daratan
-     Siswa mengamati gambar – gambar perubahan daratan dari erosi, abrasi, banjir dan lonsor
-     Siswa menyusun dan mengemukakan hipotesa tentang pengamatan tentang penyebab perubahan daratan

3.    Langkah pemahaman pengetahuan baru
-     Siswa dalam kelompok membaca buku tentang perubahan akibat erosi, abrasi, banjir dan lonsor
-     Siswa melakukan pencatatan dan menyalin kalimat topik dalam wacana dari buku sumber
-     Siswa menerima LKS dari guru